Hukum Berkurban Sapi dengan `Patungan` dalam Islam

hukum

Idul Adha identik dengan kurban. Acara ini sekaligus menjad ajang berbagi dengan sesama. Saat hari itu, umat Muslim, baik orang kaya maupun orang miskin, menikmati daging kurban.

Dilansir dari nu.or.id, Rabu 7 September 2016, mayoritas ulama sangat menganjurkan berkurban. Selain orang yang berkurban mendapatkan pahala, kurban juga memiliki dampak sosial bagi masyarakat. Hampir di seluruh daerah di Indonesia, pengurus masjid atau yayasan keagamaan berusaha semaksimal mungkin mencari para donatur yang ingin berkurban.

Supaya donaturnya banyak, panitia kurban juga mempermudah jalannya. Berkurban tidak harus sendiri, tapi juga boleh “ patungan”, terutama untuk kurban sapi. Sekadar informasi, harga seekor sapi kurban bisa di atas Rp10 juta per ekor.

Lalu, apakah bersama-sama membeli hewan kurban itu diizinkan dalam Islam?

Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni mengatakan, mayoritas ulama memperbolehkan patungan kurban. Syaratnya, hewan yang dikurbankan adalah sapi dan jumlah maksimal orang yang patungan ialah tujuh orang. Berdasarkan persyaratan ini, patungan untuk kurban kambing tidak diperbolehkan dan lebih dari tujuh orang untuk kurban sapi juga tidak dibolehkan.

logo-lq-jargon

Living Qur’an  – Pusat Studi Al-Qur’an

Jl Kertamukti No. 63 Kel Pisangan, Kec Ciputat Timur,

Tangerang Selatan – Banten – Indonesia

+621 – 742 1661 Fax : +621 742 1822 Call Centre: +62 812 1918 0562

www.psq.or.id – www.livingquran.or.id

Post Author: AgusHery

Bukan warga Manglayang Bandung, tapi suka melanglang buana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *