WOW Inilah Keajaiban Penciptaan Manusia

manusia

Manusia adalah makhluk yang belum dikenal. “Man the Unknown” begitu judul buku yang ditulis  Alexis Carrel (1873) seorang ilmuwan dan dokter berkebangsaan Prancis dan peraih hadiah Nobel dua kali. Sekian banyak definisi yang dikemukakan ilmuwan menyangkut manusia yang hanya menjelaskan makhluk ini dari salah satu sisinya. Manusia adalah makhluk sosial, atau binatang cerdas yang menyusui, atau makhluk membaca, atau makhluk tertawa, dan lain sebagainya. Salah satu yang paling musykil pada manusia adalah jiwa dan akalnya. Bahkan tidurnya pun belum banyak diketahui bagaimana itu terjadi.

Berkali-kali Al-Qur’an menjelaskan bahwa Allah memulai penciptaan manusia dari tanah. Ini dapat juga difahami dalam art tanah adalah permulaan atau tahapnya yang pertama. Al-Qur’an tidak menjelaskan berapa tahap yang dilalui manusia sesudah tahap tanah itu, tidak juga berapa jauh dan berapa lamanya. Ini adalah satu rahasia yang belum diungkap oleh seorangpun, tidak juga diketahui hakekatnya dan bagaimana keadaanya sebelum itu. Yang jelas – kata ilmuwan – dari sel manusia lahir.

Sementara ilmuwan berpendapat bahwa ada makhluk – makhluk berbentuk mirip manusia sebelum kita yang mereka namai homo sapiens. Kita, mereka anggap manusia modern, karena leluhur kita baru wujud sekitar 40.000 tahun yang lalu, sedang fosil hominid yang paling dini berasal dari masa 3,5 juta tahun yang lalu.

Biarkanlah ilmuwan berbeda pendapat tentang asal usul manusia, namun yang jelas bagi umat Islam, manusia tercipta dari tanah. Inilah asal usul atau materi awal penciptaanya. Berapa lama proses penciptaan manusia, bagaimana itu dilaluinya dan apa saja proses itu hingga akhirnya ia menjadi manusia yang ditiupkan kepadanya Ruh Ilahi, tidak dijelaskan oleh Al-Qur’an. Kitab suci itu hanya menyebut, proses pertama yakni tanah, dan proses terakhir penghembusan ruh Ilahi setelah sempurna kejadian fisiknya. Adakah proses lain dan berapa lama proses penciptaan itu, tidak dijelaskan Al-Qur’an.

Manusia tecipta dari tanah. Ia adalah putra bumi ini, dari tanahnya ia tumbuh berkembang, dari tanahnya pula ia terbentuk, dan dari tanahnya ia hidup. Tidak terdapat satu unsurpun dalam jasmani manusia yang tidak memiliki persamaan dengan unsur-unsur yang terdapat dalam bumi, kecuali rahasia yang sangat halus itu yang ditiupkan Allah padanya dari Ruh (ciptaan)-Nya, dan dengan Ruh itulah manusia menjadi unik dibandingkan dengan makhluk-makhluk lain.

Manusia – selain Adam dan Hawa, Isa as, semuanya hingga kini, walau bayi tabung – tercipta melalui pertemuan sperma dan indung telur. Cairan yang terpancar dari pria mengandung sekitar 300 juta benih manusia. Hanya 15-50 sperma mencapai sel telur dalam perjalanannya menuju tabung Fallovi. Dari sejumlah sperma itu, hanya satu sel yang membuahi sel telur wanita. Ketika itu kepala sperma menembus satu zona pada sel telur dan ekornya terlepas. Inti sperma itulah yang tergabung dengan sel telur dan membentuk zigot lalu membelah dan membelah sambil berkembang lalu menempel di dinding rahim. Sel telur ini sangat kecil, namun lebih dari kepala sperma.

Reaksi kimia terjadi di dalam sel telur sehingga mencegah sperma lainnya memasukinya. Kalau sel telur itu membelah, maka akan lahir kembar identik. Itulah yang kemudian menjadi seorang manusia dengan segala keistimewaanya. Manusia yang mampu menjelajahi bumi bahkan luar angkasa, yang mampu berkreasi dan mencipta sekaligus seringkali angkuh dan lupa diri.

Sungguh menakjubkan manusia itu. Tubuhnya tersusun atas sejumlah sistem, setiap sistem melakukan fungsi tertentu, dan semua sistem berhubungan dan berkomunikasi satu dengan yang lain melalui darah dan saraf. Ada sistem rangka yang menunjang tubuh dan melindungi organ-organ dalam, ada sistem otot, yang dengannya terjadi pergerakan baik disadari atau tidak;..ada sistem saraf yang mengirim sinyal dari dan ke otak; ada sistem pencernaan, pernafasan, uriner dan masih banyak sistem-sistem lainnya.

Sistem tubuh yang terbentuk dari organ-organ yang mengandung berbagai macam jaringan. Suatu jaringan merupakan kumpulan sel-sel yang sama, yang melakukan satu fungsi tertentu. Tubuh orang dewasa mengandung lebih dari 50 trilyun sel. 3 milyar sel tubuh mati setiap menit. Bayangkan 3 milyar setiap menit !!! kebanyakan darinya diganti dengan yang baru. Subhanallah! Mahasuci Allah, Sang Pencipta

Manusia dianugerahi sendi dan otot yang memungkinkan dia bergerak dengan kisaran yang luas. Gerakan manusia sungguh menakjubkan. Sendi peluru pada bahu merupakan sendi yang memungkinkan gerakan lengan ke atas, kebawah, kedepan, kebelakang, kekiri dan kekanan mengelilingi tubuh. Tangan manusia –misalnya- merupakan salah satu keajaiban yang luar biasa. Sulit, bahkan mustahil dapat diciptakan oleh manusia satu alat serupa dengan tangan manusia, dari segi kesederhanaan serta kemampuan dan kecepatannya beraksi.

Kedua tangan kita terdiri dari dua puluh tujuh tulang, dan sembilan kelompok otot pada masing-masing dari kedua tangan itu. Paling tidak, kita  semestinya bersyukur dan mengagumi Allah dengan “bersedekah” untuk setiap tulang dan otot itu.

Rasulullah SAW bersabda ”Setiap tulang manusia ada sedekah atasnya pada setiap kali matahari terbit. Berlaku adil antara dua orang adalah sedekah, membantu seseorang menunggang kendaraanya atau mengangkatkan barang kendaraannya adalah sedekah, kalimat yang indah adalah sedekah, setiap langkah menuju shalat adalah sedekah, menyingkirkan yang mengganggu di jalan adalah sedekah” HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah

Allah SWT bertanya untuk menggugah hati dan pikiran manusia

“Hai manusia apakah yang telah memperdayakanmu terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah? Yang telah menciptakanmu dan menjadikanmu seimbang; dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusunmu (QS Al-Infithar : 6-8)

Sumber :

Buku Dia Ada Dimana-mana. Prof Dr. Quraish Shihab. Penerbit : PT Lentera Hati

logo-lq-jargon

Living Qur’an  – Pusat Studi Al-Qur’an

Jl Kertamukti No. 63 Kel Pisangan, Kec Ciputat Timur,

Tangerang Selatan – Banten – Indonesia

+621 – 742 1661 Fax : +621 742 1822 Call Centre: +62 812 1918 0562

www.psq.or.id – www.livingquran.or.id

Post Author: Luthfi Destianto

Luthfi Destianto
Longlife learner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *